Megawati Kunjungi KBRI Abu Dhabi Bahas WNI & Geopolitik
Abu Dhabi, 3 Februari 2026 – Mantan Presiden Indonesia, Megawati Soekarnoputri, melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Senin (3/2). Kunjungan ini menyoroti perhatian pemerintah terhadap pelayanan rajamahjong warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri serta isu geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah.
Fokus pada Pelayanan WNI
Dalam pertemuan dengan jajaran KBRI Abu Dhabi, Megawati menekankan pentingnya pelayanan prima untuk WNI, khususnya pekerja migran dan pelajar. Ia meminta situs kamboja pihak kedutaan untuk memastikan semua warga Indonesia di Uni Emirat Arab mendapatkan akses mudah ke layanan administrasi, kesehatan, dan perlindungan hukum.
“Pelayanan yang cepat dan tepat bukan hanya soal prosedur, tapi juga wujud nyata perlindungan negara kepada warganya,” ujar Megawati. Ia juga menyoroti perlunya komunikasi rutin antara pemerintah dan WNI agar keluhan atau permasalahan dapat terselesaikan tanpa hambatan birokrasi.
KBRI Abu Dhabi melaporkan bahwa jumlah WNI di Uni Emirat Arab mencapai lebih dari 60 ribu orang. Mereka bekerja di berbagai sektor, mulai dari konstruksi hingga layanan profesional. Megawati mendorong implementasi program digitalisasi layanan konsuler untuk mempermudah proses administrasi dan mengurangi risiko penyalahgunaan birokrasi.
Membahas Isu Geopolitik Regional
Selain membahas pelayanan warga, Megawati juga menyoroti isu geopolitik yang tengah berkembang di Timur Tengah. Ia berdiskusi dengan Dubes RI tentang peran Indonesia dalam menjaga stabilitas regional, termasuk kerja sama dengan negara-negara Teluk untuk menghadapi tantangan ekonomi dan keamanan.
Dalam dialog tersebut, Megawati menekankan perlunya diplomasi aktif dan langkah strategis Indonesia untuk memperkuat posisi di forum internasional. Hal ini mencakup partisipasi dalam inisiatif perdamaian regional serta peningkatan hubungan bilateral dengan Uni Emirat Arab di sektor energi dan perdagangan.
Dorongan untuk Peningkatan Kerja Sama Ekonomi
Megawati juga menyinggung potensi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Ia menilai sektor energi, investasi infrastruktur, dan teknologi menjadi area strategis yang dapat memperkuat hubungan kedua negara.
“Kita harus membuka peluang investasi yang saling menguntungkan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta regional,” katanya. Ia menekankan perlunya kebijakan yang fleksibel dan inovatif untuk menarik minat investor dan memperkuat perdagangan bilateral.
Komitmen untuk Perlindungan WNI dan Diplomasi Aktif
Kunjungan ini menunjukkan komitmen Megawati terhadap perlindungan WNI dan diplomasi aktif Indonesia. Ia mendorong agar KBRI tidak hanya menjadi tempat administratif, tetapi juga pusat informasi dan perlindungan warga negara.
Pihak KBRI menegaskan kesiapan untuk menerapkan inovasi dalam pelayanan konsuler dan memperkuat jejaring diplomasi. Mereka akan fokus pada program digitalisasi, peningkatan komunikasi, dan pelatihan staf agar semua layanan lebih responsif dan efisien.
Dengan agenda yang jelas dan komunikasi yang terbuka, kunjungan Megawati diharapkan meningkatkan kepercayaan WNI terhadap pemerintah serta memperkuat peran Indonesia di panggung internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah yang dinamis.
