Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis

Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis 1

Kelahiran bayi adalah moment yang paling ditunggu oleh setiap orang tua dan orang tua selalu berharap anak mereka lahir dengan selamat dan bayi yang sehat. Namun beberapa bayi juga memiliki kelainan tertentu karena berbagai macam penyebab. Anda harus dengan cepat mengenali ciri-ciri bayi autis supaya anda bisa juga dengan cepat untuk mengobatinya.

Penyebab bayi autis

  1. Kelainan genetik
  2. Tumor otak
  3. Gangguan sistem saraf
  4. Epilepsi

Kelainan genetik adalah bawaan gen ayah dan ibu yang mengandung kelainan namun tetap dibuahi. Risiko ini sangat tinggi diturunkan oleh orang tua, karena dalam hal ini orang tua menurunkan gen yang rusak atau membuahi gen yang rusak. Gen rusak yang diturunkan bisa saja diakibatkan oleh makanan yang tidak baik untuk anak bayi. Biasanya hal ini terjadi karena salah satu atau kedua orang tua sering mengkonsumsi alkohol. Alkohol sangat berbahaya untuk kesehatan janin, hal itu bukan hanya peringatan biasa saja. Rokok yang mengandung nikotin atau makanan dan minuman bersoda yang dikonsumsi terus menerus juga sangat berbahaya.

Begitu juga dengan penyebab-penyebab yang lainnya seperti tumor otak juga dilansir karena paparan bahan kimia berbahaya. Baik itu dari makanan, minuman atau radiasi barang-barang elektronik. Oleh karena itu, untuk ibu melahirkan sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan smartphone di dekat bayi saat momong bayi.

Ciri-ciri bayi autis

Ciri-ciri bayi autis bisa dilihat dari beberapa gejala yang dapat dilihat langsung yaitu :

  1. Bayi tidak merespon rangsangan suara, cahaya atau sentuhan-sentuhan
  2. Bayi jarang menangis atau tertawa
  3. Pandangan yang tidak fokus atau tidak menatap ketika diajak bicara
  4. Perkembangan yang berbeda pada fase perkembangan pada umumnya seperti pada umur 2 bulan dan seterusnya belum bisa menggenggam benda
  5. Kemampuan mengeluarkan suara atau belajar berbicara yang lebih lambat daripada bayi biasa

Untuk lebih jelasnya anda bisa juga membaca artikel pada link https://babyologist.com/blog/pentingnya-mengenali-ciri-ciri-bayi-autis-n2313. pada artikel ini lebih detail menjelaskan tentang ciri-ciri bayi autis bahkan dari sejak 0-12 bulan. Berbagai ciri-ciri ini bisa anda temukan sesuai dengan fase perkembangan bayi. Misalkan diumur 0 sampai 2 bulan bayi biasanya baru merespon cahaya, suara dan sentuhan. Contoh sederhananya misalkan ketika dia kencing anak bayi biasanya menangis karena tidak suka pakaiannya basah. Namun bagi bayi autis dia tidak merespon sama sekali bahkan meskipun buang air besar juga tidak menunjukkan emosi dengan baik.

Cara mengobati bayi autis

Cara mengobati ciri bayi autis tidak terlalu mudah juga tidak terlalu sulit. Pengobatan sejak dini lebih sulit daripada saat perkembangannya sudah menginjak usia matang. Untuk mengobati bayi autis hampir sama dengan mengobati autisme orang dewasa. Mereka hanya butuh rangsangan dan terapi untuk melatih saraf yang tidak berfungsi secara maksimal. Autisme pada bayi lebih sulit karena respon rangsangan cukup lebih lambat dibandingkan dengan saat perkembangannya lebih matang. Daya rangsang bayi lebih rendah dibandingkan dengan usia lebih dewasa. Namun rangsangan dengan komunikasi cukup membantu karena fungsi organ-organ seperti pendengaran masih berfungsi dengan maksimal. Memori otak juga masih belum terlalu lelah untuk menerima rangsangan dari luar. Selain rangsangan melalui komunikasi lingkungan juga penting, yaitu dengan membesarkannya pada lingkungan yang aman dan tidak terlalu bising atau banyak gangguan sosial. Namun tidak dibenarkan jika memisahkannya dari dunia sosial dengan dalih melindunginya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *