Apa Boleh Ibu Hamil Kerokan Atau Tidak ?

Apa Boleh Ibu Hamil Kerokan Atau Tidak ? 1

Kerokan adalah salah satu metode pengobatan yang dipercayai untuk mengobati masuk angin. Masuk angin sebenarnya kalau di istilah kedokteran tidak ada nama penyakit masuk angin. Namun gejala yang ditunjukan memang merujuk pada gejala-gejala medis seperti kembung, mual dan tidak berhenti buang angin. Gejala seperti ini biasanya yang diobati dengan kerokan, namun ada beberapa masuk angin yang tidak bisa diobati dengan kerokan yaitu demam, flu, batuk pilek yang dikatakan juga merupakan gejala masuk angin. Bolehkah ibu hamil kerokan ? karena ternyata tidak semua orang bisa melakukan kerokan dengan bebas.

Bahaya kerokan saat hamil

Anda mungkin sudah terbiasa mengobati masuk angin dengan kerokan sebelum memasuki masa kehamilan. Kebiasaan kerokan yang sangat anda percayai untuk mengobati masuk angin anda. Masyarakat biasanya mempercayai sebuah metode pengobatan untuk mengobati penyakit tertentu. Misalkan di Lombok mempercayai bahwa mereka sakit karena makhluk halus sehingga harus dilakukan peretus atau meminta bantuan seseorang yang biasa melakukan itu untuk menarik beberapa helai rambutnya sehingga berbunyi. Maka seketika katanya mereka akan sembuh dari gejala yang ditunjukkan seperti sakit kepala atau sakit perut dan berbagai gejala yang ditunjukkan.

Bagi ibu hamil kerokan sangat tidak dianjurkan oleh dokter, namun jika sangat percaya sekali dengan metode pengobatan itu anda bisa melakukannya namun tidak boleh sebelum trimester ketiga. Karena jika anda melakukan kerokan sebelum trimester ketiga dapat memunculkan hormon oksitosin yang dapat menyebabkan kontraksi dini. Hal ini berbahaya karena dapat menyebabkan keguguran, karena kontraksi di usia kandungan ini harus dihindarkan.

Mengobati masuk angin ibu hamil

Bolehkah ibu hamil kerokan ? pertanyaan yang tidak berhenti ditanyakan oleh kelompok ibu-ibu yang terbiasa melakukan pengobatan gejala masuk angin dengan kerokan. Untuk lebih detil mengenai bahaya kerokan anda bisa baca link https://babyologist.com/blog/bolehkahibuhamilkerokan-n1754. Pada link tersebut anda bisa membaca detil bahaya kerokan bagi ibu hamil. Tidak hanya bagi trimester ketiga saja, namun jika dilakukan terus-menerus atau keseringan justru menimbulkan lebih banyak bahaya lagi. Pada link tersebut anda juga akan mendapati informasi tentang bahaya kerokan pada setip fase kehamilan. Sehingga kerokan tidak dianjurkan bagi ibu hamil untuk mengobati penyakit masuk angin yang dialami.

Oleh karena itu, ada beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan oleh ibu hamil jika mengalami masuk angin. Minum obat-obatan juga tidak diperbolehkan bagi ibu hamil, karena beresiko tinggi terhadap kesehatan janin. Jika perkembangannya saja yang terganggu itu masalah yang sangat kecil, namun jika kesehatan janin yang terganggu sangat sulit untuk dapat ditangani. Resiko terbesar adalah janin yang gagal atau bahasa medisnya keguguran.

Maka untuk mengantisipasi hal itu, ibu hamil sebaiknya mengambil tindakan yang aman untuk merawat tubuh sendiri dan janin yang ada dalam kandungannya. Ibu hamil yang masuk angin dianjurkan sebaiknya pijit-pijit ringan saja. Selain aman untuk janin, juga aman untuk tubuh ibu karena baik untuk kesehatan. Otot-otot yang kaku dapat dilenturkan dengan teknik pijat, selain itu orang tua jaman dulu juga lebih menganjurkan pijit bagi ibu hamil. Bahkan orang tua dulu menganjurkan untuk setidaknya satu kali dalam sebulan untuk pijit ke dukun beranak yang sudah berpengalaman untuk memastikan janin tetap pada posisi yang aman. Janin yang berubah posisinya atau berputar posisinya sangat berbahaya untuk janin sendiri dan juga ibunya. Maka dari itu, bolehkah ibu hamil kerokan ? jawabannya tidak.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *