Author: admin

Cara Mempercepat Pembukaan Mulut Rahim Supaya Cepat Melahirkan Normal

Cara Mempercepat Pembukaan Mulut Rahim Supaya Cepat Melahirkan Normal 1

Proses melahirkan adalah saat yang sangat sulit untuk dilalui oleh seorang ibu. kesulitan pembukaan mulut rahim seringkali membuat ibu-ibu mau tidak mau harus mengambil keputusan untuk sesar. Padahal resiko sesar lebih banyak dibandingkan dengan melahirkan normal dalam keadaan yang sehat. Sulitnya pembukaan mulut rahim disebabkan oleh banyak hal yang akan dibahas selanjutnya. Pada artikel kali ini akan dibahas secara mendetail cara mempercepat pembukaan mulut rahim supaya cepat melahirkan secara normal. Ada beberapa penyebab mulut rahim sulit terbuka saat melahirkan. Penyebab-penyebabnya akan di jelaskan dibawah ini.

 

Mengapa sulit melahirkan secara normal ?

Melahirkan secara normal selalu menjadi idaman para ibu-ibu hamil, disamping lebih sehat juga tidak berefeksamping pasca melahirkan. Melahirkan dengan sesar memiliki berbagai macam efek samping diantaranya adalah :

  1. Daya tahan tubuh perempuan menurun
  2. Rentan terjadi pendarahan dari bekas sesar
  3. Tidak boleh mengangkat barang-barang berat yang dapat menekan otot perut
  4. Harus menjaga makanan supaya mempercepat penyembuhan bekas sesar
  5. Meninggalkan bekas jahitan di perut
  6. Harus menggunakan obat tambahan berupa salep untuk memudarkan operasi atau sisa jahitan

Supaya anda tidak melalui melahirkan dengan sesar maka anda harus mempersiapkan diri sejak trimester pertama kandungan. Proses kelahiran ditentukan tidak hanya pas hari kelahiran saja, namun proses yang bisa saja anda lalui ditentukan jauh-jauh hari sebelum kelahiran terjadi. Menurut orang tua, perempuan hamil tidak boleh melakukan beberapa hal dibawah ini :

  1. Bermalas-malasan atau tidur terus menerus selama waktu hamil
  2. Makan makanan yang bersantan
  3. Makan daging kambing
  4. Ngemil yang berlebihan sehingga menaikkan berat badan dengan sangat drastis
  5. Kurang berolahraga

Maka dari itu cara mempercepat pembukaan mulut rahim adalah dengan menghindari hal-hal yang disebutkan diatas. Hal-hal tersebut membuat mulut rahim menjadi kaku dan sulit terbuka. Berolahraga tujuannya adalah supaya mulut rahim elastis dan lebih cepat terbuka. Oleh karena itu, sering olahraga dengan memperbanyak split juga sangat dianjurkan supaya panggul lebih lentur dan membuat mulut rahim lebih elastis.

 

Mempermudah Mulut Rahim Terbuka

Untuk mempermudah pembukaan saat melahirkan anda bisa melakukan beberapa hal dibawah ini :

  1. Berdiri dengan kaki terbuka
  2. Membuka lebar kedua paha (posisi yang biasanya dianjurkan oleh dokter)
  3. Menggunakan alat bantu seperti sebuah kursi misalkan. Anda bisa berdiri tegak dengan satu kaki dinaikkan diatas kursi dalam beberapa saat.

Cara mempercepat pembukaan mulut rahim bisa dibaca juga pada https://babyologist.com/blog/lakukangerakaniniuntukmempercepatpembukaan-n1652 untuk info yang lebih lengkapnya. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan metode melahirkan juga ikut berkembang pesat. Jika zaman dahulu hanya dikenal satu metode saja maka saat ini sudah dikenal berbagai macam metode atau cara melahirkan normal dengan cepat dan aman. Seperti metode yang baru-baru ini trend yaitu water birth, dimana proses persalinan dilakukan didalam air. Metode ini sama saja sebenarnya dengan cara persalinan yang lainnya hanya saja metode ini ditujukan untuk mengurangi rasa sakit saat proses bersalin. Namun anda juga harus berhati-hati dengan resiko bayi tenggelam. Manfaat lainnya adalah bayi bisa langsung bersih begitu keluar dan menyentuh air. Efek lainnya adalah juga relaksasi bagi ibu yang melahirkan sehingga tidak meninggalkan trauma karena sakit persalinan pada ibu.

Cara Mengecilkan Paha Dan Perut Dalam Seminggu Setelah Melahirkan

Cara Mengecilkan Paha Dan Perut Dalam Seminggu Setelah Melahirkan 2

Saat hamil merupakan waktu yang sangat sulit bagi ibu-ibu terutama pasca melahirkan. Yang sering menjadi permasalahan bagi ibu-ibu pasca melahirkan adalah berat badan. Pada fase kehamilan bagian perut dan paha adalah bagian yang sangat penting untuk memperlancar proses melahirkan. Paha yang kuat dibutuhkan saat melahirkan normal untuk menopang saat akan melahirkan. Maka memang suatu kewajiban untuk menguatkan baik secara alami atau memang di prioritaskan saat hamil. Setelah melahirkan anda mungkin akan agak sedikit terganggung dengan perubahan yang terjadi pada bagian paha dan perut. Maka penting bagi anda untuk mengetahui cara mengecilkan paha dan perut dalam seminggu setelah melahirkan.

Mengenal Selulit

Selulit adalah tumpukan lemak dibawah kulit yang diakibatkan oleh faktor hormonal. Pada perempuan selulit biasanya terjadi di perut bawah dan bagian panggul. Selulit sering terjadi pada kulit perempuan yang lebih tipis dan kaku karena mengandung lemak yang lebih banyak. oleh karena itu, selulit pada umumnya terdapat pada pinggang, lengan bagian atas, perut, bokong dan paha. Lengan bagian atas bahkan lebih terlihat seperti otot yang membuat perempuan terlihat seperti berotot. Cara melihat selulit pada perut dan paha setelah melahirkan :

  1. Cubit

Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk mengetahui selulit yaitu dengan mencubit dengan cubitan yang halus. Cubitan halus tersebut akan memperlihatkan kulit bergelombang seperti kulit jeruk.

  1. Memperhatikan pada posisi berbaring

Memperhatikan kulit perut atau paha ketika pada posisi berbaring, jika kulit menunjukkan tidak pada posisi rata maka sudah dapat dipastikan anda selulit. Tidak hanya pada posisi berdiri biasa namun posisi berbaring akan memperlihatkan dengan jelas selulit anda

  1. Warna kulit

Warna kulit pada saat selulit adalah coklat pucat sehingga lebih menegaskan street mark. Warna kulit yang pucat diakibatkan karena mengendornya kulit perut yang mengencang pada masa kehamilan.

 

Cara Mengecilkan Paha Dan Perut Dalam Seminggu Setelah Melahirkan

cara mengecilkan paha dan perut dalam seminggu setelah melahirkan tidak begitu sulit jika anda benar-benar ingin dan telaten melakukannya. Anda hanya cukup mengikuti langkah-langkah yang bisa dilakukan dan pilihan metode yang anda tentukan. Namun sebenarnya metode apapun itu jika dikombinasikan dengan benar akan membuahkan hasil yang memuaskan. Adapun metode-metode yang bisa digunakan :

  1. Diet aman

Diet aman dilakukan dengan pola diet yang aman bagi anda dan bayi anda karena anda baru saja selesai melahirkan. Tidak diperkenankan pola diet yang ekstrim atau diet yang dapat membahayakan tubuh anda dan bayi anda. Diet esktrim yang dimaksudkan adalah mengurangi karbohidrat dan beberapa asupan yang sangat dibutuhkan oleh bayi anda. Diet yang aman dalam hal ini adalah mengkonsumsi nutrisi yang cukup untuk bayi namun tidak berlebihan untuk anda.

  1. Olahraga aman

Rekomendasi jenis olahraga yang aman adalah olah raga ringan yang dapat anda lakukan sendiri. Anda juga sebenarnya bisa mengundang instruktur olahraga anda, namun akan lebih baik anda melakukan sendiri dengan menggunakan panduan yang tepat. Panduan dalam hal ini anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau dengan spesialisnya. Anda harus memastikan langkah-langkah yang anda ambil sangat aman sehingga konsultasi kesehatan sangat penting anda lakukan.

Info lebih lengkapnya dapat anda baca di https://babyologist.com/blog/olahraga-mengecilkan-perut-dan-paha-dalam-1-minggu-n5172. dalam artikel tersebut anda bisa mendapatkan informasi yang lebih rigit mengenai cara mengecilkan paha dan perut dalam seminggu setelah melahirkan.

Apa Boleh Ibu Hamil Kerokan Atau Tidak ?

Apa Boleh Ibu Hamil Kerokan Atau Tidak ? 3

Kerokan adalah salah satu metode pengobatan yang dipercayai untuk mengobati masuk angin. Masuk angin sebenarnya kalau di istilah kedokteran tidak ada nama penyakit masuk angin. Namun gejala yang ditunjukan memang merujuk pada gejala-gejala medis seperti kembung, mual dan tidak berhenti buang angin. Gejala seperti ini biasanya yang diobati dengan kerokan, namun ada beberapa masuk angin yang tidak bisa diobati dengan kerokan yaitu demam, flu, batuk pilek yang dikatakan juga merupakan gejala masuk angin. Bolehkah ibu hamil kerokan ? karena ternyata tidak semua orang bisa melakukan kerokan dengan bebas.

Bahaya kerokan saat hamil

Anda mungkin sudah terbiasa mengobati masuk angin dengan kerokan sebelum memasuki masa kehamilan. Kebiasaan kerokan yang sangat anda percayai untuk mengobati masuk angin anda. Masyarakat biasanya mempercayai sebuah metode pengobatan untuk mengobati penyakit tertentu. Misalkan di Lombok mempercayai bahwa mereka sakit karena makhluk halus sehingga harus dilakukan peretus atau meminta bantuan seseorang yang biasa melakukan itu untuk menarik beberapa helai rambutnya sehingga berbunyi. Maka seketika katanya mereka akan sembuh dari gejala yang ditunjukkan seperti sakit kepala atau sakit perut dan berbagai gejala yang ditunjukkan.

Bagi ibu hamil kerokan sangat tidak dianjurkan oleh dokter, namun jika sangat percaya sekali dengan metode pengobatan itu anda bisa melakukannya namun tidak boleh sebelum trimester ketiga. Karena jika anda melakukan kerokan sebelum trimester ketiga dapat memunculkan hormon oksitosin yang dapat menyebabkan kontraksi dini. Hal ini berbahaya karena dapat menyebabkan keguguran, karena kontraksi di usia kandungan ini harus dihindarkan.

Mengobati masuk angin ibu hamil

Bolehkah ibu hamil kerokan ? pertanyaan yang tidak berhenti ditanyakan oleh kelompok ibu-ibu yang terbiasa melakukan pengobatan gejala masuk angin dengan kerokan. Untuk lebih detil mengenai bahaya kerokan anda bisa baca link https://babyologist.com/blog/bolehkahibuhamilkerokan-n1754. Pada link tersebut anda bisa membaca detil bahaya kerokan bagi ibu hamil. Tidak hanya bagi trimester ketiga saja, namun jika dilakukan terus-menerus atau keseringan justru menimbulkan lebih banyak bahaya lagi. Pada link tersebut anda juga akan mendapati informasi tentang bahaya kerokan pada setip fase kehamilan. Sehingga kerokan tidak dianjurkan bagi ibu hamil untuk mengobati penyakit masuk angin yang dialami.

Oleh karena itu, ada beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan oleh ibu hamil jika mengalami masuk angin. Minum obat-obatan juga tidak diperbolehkan bagi ibu hamil, karena beresiko tinggi terhadap kesehatan janin. Jika perkembangannya saja yang terganggu itu masalah yang sangat kecil, namun jika kesehatan janin yang terganggu sangat sulit untuk dapat ditangani. Resiko terbesar adalah janin yang gagal atau bahasa medisnya keguguran.

Maka untuk mengantisipasi hal itu, ibu hamil sebaiknya mengambil tindakan yang aman untuk merawat tubuh sendiri dan janin yang ada dalam kandungannya. Ibu hamil yang masuk angin dianjurkan sebaiknya pijit-pijit ringan saja. Selain aman untuk janin, juga aman untuk tubuh ibu karena baik untuk kesehatan. Otot-otot yang kaku dapat dilenturkan dengan teknik pijat, selain itu orang tua jaman dulu juga lebih menganjurkan pijit bagi ibu hamil. Bahkan orang tua dulu menganjurkan untuk setidaknya satu kali dalam sebulan untuk pijit ke dukun beranak yang sudah berpengalaman untuk memastikan janin tetap pada posisi yang aman. Janin yang berubah posisinya atau berputar posisinya sangat berbahaya untuk janin sendiri dan juga ibunya. Maka dari itu, bolehkah ibu hamil kerokan ? jawabannya tidak.

Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis

Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis 4

Kelahiran bayi adalah moment yang paling ditunggu oleh setiap orang tua dan orang tua selalu berharap anak mereka lahir dengan selamat dan bayi yang sehat. Namun beberapa bayi juga memiliki kelainan tertentu karena berbagai macam penyebab. Anda harus dengan cepat mengenali ciri-ciri bayi autis supaya anda bisa juga dengan cepat untuk mengobatinya.

Penyebab bayi autis

  1. Kelainan genetik
  2. Tumor otak
  3. Gangguan sistem saraf
  4. Epilepsi

Kelainan genetik adalah bawaan gen ayah dan ibu yang mengandung kelainan namun tetap dibuahi. Risiko ini sangat tinggi diturunkan oleh orang tua, karena dalam hal ini orang tua menurunkan gen yang rusak atau membuahi gen yang rusak. Gen rusak yang diturunkan bisa saja diakibatkan oleh makanan yang tidak baik untuk anak bayi. Biasanya hal ini terjadi karena salah satu atau kedua orang tua sering mengkonsumsi alkohol. Alkohol sangat berbahaya untuk kesehatan janin, hal itu bukan hanya peringatan biasa saja. Rokok yang mengandung nikotin atau makanan dan minuman bersoda yang dikonsumsi terus menerus juga sangat berbahaya.

Begitu juga dengan penyebab-penyebab yang lainnya seperti tumor otak juga dilansir karena paparan bahan kimia berbahaya. Baik itu dari makanan, minuman atau radiasi barang-barang elektronik. Oleh karena itu, untuk ibu melahirkan sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan smartphone di dekat bayi saat momong bayi.

Ciri-ciri bayi autis

Ciri-ciri bayi autis bisa dilihat dari beberapa gejala yang dapat dilihat langsung yaitu :

  1. Bayi tidak merespon rangsangan suara, cahaya atau sentuhan-sentuhan
  2. Bayi jarang menangis atau tertawa
  3. Pandangan yang tidak fokus atau tidak menatap ketika diajak bicara
  4. Perkembangan yang berbeda pada fase perkembangan pada umumnya seperti pada umur 2 bulan dan seterusnya belum bisa menggenggam benda
  5. Kemampuan mengeluarkan suara atau belajar berbicara yang lebih lambat daripada bayi biasa

Untuk lebih jelasnya anda bisa juga membaca artikel pada link https://babyologist.com/blog/pentingnya-mengenali-ciri-ciri-bayi-autis-n2313. pada artikel ini lebih detail menjelaskan tentang ciri-ciri bayi autis bahkan dari sejak 0-12 bulan. Berbagai ciri-ciri ini bisa anda temukan sesuai dengan fase perkembangan bayi. Misalkan diumur 0 sampai 2 bulan bayi biasanya baru merespon cahaya, suara dan sentuhan. Contoh sederhananya misalkan ketika dia kencing anak bayi biasanya menangis karena tidak suka pakaiannya basah. Namun bagi bayi autis dia tidak merespon sama sekali bahkan meskipun buang air besar juga tidak menunjukkan emosi dengan baik.

Cara mengobati bayi autis

Cara mengobati ciri bayi autis tidak terlalu mudah juga tidak terlalu sulit. Pengobatan sejak dini lebih sulit daripada saat perkembangannya sudah menginjak usia matang. Untuk mengobati bayi autis hampir sama dengan mengobati autisme orang dewasa. Mereka hanya butuh rangsangan dan terapi untuk melatih saraf yang tidak berfungsi secara maksimal. Autisme pada bayi lebih sulit karena respon rangsangan cukup lebih lambat dibandingkan dengan saat perkembangannya lebih matang. Daya rangsang bayi lebih rendah dibandingkan dengan usia lebih dewasa. Namun rangsangan dengan komunikasi cukup membantu karena fungsi organ-organ seperti pendengaran masih berfungsi dengan maksimal. Memori otak juga masih belum terlalu lelah untuk menerima rangsangan dari luar. Selain rangsangan melalui komunikasi lingkungan juga penting, yaitu dengan membesarkannya pada lingkungan yang aman dan tidak terlalu bising atau banyak gangguan sosial. Namun tidak dibenarkan jika memisahkannya dari dunia sosial dengan dalih melindunginya.

Manfaat Buah Naga Untuk Bayi 6 Bulan

Manfaat Buah Naga Untuk Bayi 6 Bulan 5

Bayi 6 bulan sudah bisa diberikan makanan pendamping ASI lainnya karena sudah melewati fase ASI ekslusif. Namun beberapa ibu 3 bulan atau mendekati 6 bulan sudah ada juga yang memberikan bayi mereka makanan pendamping ASI. Ada yang sudah memberikan nasi, makanan-makanan ringan seperti biskuit-biskuit bayi dan atau buah-buahan lunak. Buah-buahan terutama sangat dianjurkan untuk diberikan kepada anak bayi yang menginjak 6 bulan. Salah satu buah yang di anjurkan yaitu buah naga untuk bayi

Kenapa buah naga ?

Buah naga mengandung banyak vitamin magnesium, potasium dan beberapa kandungan nutrisi lainnya. Lebih lengkapnya bisa baca di link https://babyologist.com/blog/manfaat-buah-naga-untuk-bayi-6-bulan-n2798. Pada link tersebut anda bisa mengetahui kelebihan mengkonsumsi buah naga untuk bayi.

Buah-buahan sangat penting untuk bayi karena variasi makanan juga penting diberikan untuk memenuhi asupan serat bayi. selain memperlancar metabolisme tubuh, buah naga juga membuat bayi tertarik untuk makan buah. Warnanya yang merah membuat bayi cepat tertarik. Umur 6 bulan bayi sudah menunjukkan aktifnya untuk melakukan banyak hal maka dari itu asupan penunjang aktivitasnya juga harus memadai.

Ciri-ciri buah naga yang aman dan cara memilihnya

Buah-buahan adalah makanan yang sangat bermanfaat untuk manusia, namun buah-buahan juga bisa saja menjadi racun untuk yang memakannya. Kapan buah-buahan menjadi racun ? buah-buahan akan menjadi racun disebabkan oleh berbagai hal :

  1. Mengandung bahan kimia

Buah-buahan yang mengandung bahan kimia biasanya berasal dari pestisida yang digunakan oleh petani buah. Pestisida yang digunakan adalah pestisida kimia yang tidak bisa hanya dengan dicuci saja. Bahan tersebut menyerap kedalam kulit buah-buahan yang anda akan makan. Namun untuk buah naga memang jarang sekali menggunakan pestisida, karena pestisida hanya diberikan untuk buah-buahan yang sangat disenangi oleh hama. Buah naga bisa saja mengandung bahan kimia berbahaya jika pupuk yang digunakan adalah pupuk kimia. Buah naga yang diberikan pupuk kimia tidak bisa langsung dimakan, anda sebaiknya menunggu seminggu sampai 2 minggu untuk dapat mengkonsumsinya. Maka dari itu buah naga untuk bayi yang aman adalah buah naga yang tidak mengandung bahan kimia.

  1. Terkontaminasi bakteri

Buah-buahan kerapkali juga terkontaminasi dengan bakteri dengan berbagai penyebabnya. Ciri-ciri buah-buahan yang terkontaminasi dengan bakteri jahat adalah warnanya yang berubah isi maupun kulitnya. Buah naga yang terkontaminasi dengan bakteri jahat bisa dilihat dari bau buah isi dalam buah dan teksturnya yang sudah tidak segar atau mengalami pembusukan. Buah naga dapat bertahan atau aman dikonsumsi sampai satu minggu setelah dipetik. Lebih dari itu sebaiknya anda tidak mengkonsumsinya apalagi jika anda sudah mengupasnya karena dapat terkontaminasi dengan bakteri jahat. Kandungan buah naga yang kaya akan nutrisi jika sudah terkontaminasi dengan bakteri jahat sangat berbahaya untuk kesehatan.

Selain dua hal tersebut, buah naga untuk bayi sebaiknya tidak dicampur dengan bahan-bahan yang berbahaya seperti soda atau cuka. Kedua bahan makanan ini adalah bahan makanan yang tidak baik untuk kesehatan bayi. misalkan anda berinisiatif untuk membuat kreasi makanan dengan tambahan bahan kedua bahan tersebut sebaiknya jangan anda lakukan. Kedua bahan tersebut tidak baik untuk usus bayi, oleh karena usus bayi masih rentan belum memiliki daya tahan yang kuat. Jika anda ingin membuat kreasi makanan pendamping ASI dari buah naga maka gunakanlah bahan-bahan campuran yang aman untuk kesehatan bayi.

Tips Membuat ASI Berhenti Paling Mudah dan Murah Meriah

Tips Membuat ASI Berhenti Paling Mudah dan Murah Meriah 6

Cara menghentikan ASI biasanya akan berguna bagi para bunda yang sudah menyusui si baby selama 2 tahun. Pemberian ASI pada bayi memang dianjurkan sampai waktu dua tahun karena hal tersebut akan berpengaruh pada perkembangan, pertumbuhan dan kecerdasannya. Akan tetapi, sebagian bunda masih merasa khawatir jika si baby menangis saat tidak diberi ASI atau mungkin bunda belum menemukan cara yang pas untuk dapat menghentikannya. Jika bunda belum juga menemukan cara yang tepat untuk menghentikan produksi ASI, bunda bisa menyimak informasi berikut ini.

 

Cara Menghentikan ASI paling Mudah

  1. Menghindari Memompa ASI

Ketika ASI tidak dikeluarkan atau tidak diminum, memang awalnya payudara seperti nyeri. Nyeri itu akan berlangsung lama sampai akhirnya hilang setelah diminum oleh si kecil. Atau, jika memang tidak diminum biasa bunda akan berusaha mengeluarkan ASI dengan cara memompanya. Pada saat bunda sudah ingin menghentikan ASI, ada baiknya bunda menghindari pompa karena hal tersebut tidak akan menghentikan produksi susu. Alangkah baiknya, meski terasa nyeri pada awalnya, bunda mencoba mendiamkannya. Biasanya, setelah didiamkan, kelenjar susu akan mengurangi produksinya dan lama-kelamaan akan berhenti.

  1. Berhenti untuk Menyusui Secara Bertahap

Terkadang hanya karena kasihan pada si bayi, bunda akhirnya masih saja menyusui si bayi sampai usianya lebih dari 2 tahun. Jika bunda ingin si kecil tidak tergantung pada ASI lagi, cobalah alihkan perhatiannya pada aktivitas lain. Atau, jika memang si kecil merasa haus, ajarkanlah pada si kecil untuk meminum air susu menggunakan gelas. Meski awalnya mungkin susah, tetapi lama kelamaan jika bunda terus membujuknya si kecil akan mau minum dengan gelas. Dan produksi ASI pada bunda pun lama kelamaan menjadi berkurang karena tidak lagi diminum oleh si kecil. Tidak perlu memaksakan, bunda hanya harus melakukannya secara bertahap agar si kecil mulai terbiasa untuk tidak menyusu dari ASI bundanya.

 

Cara Menghentikan ASI dengan Bahan Alami

  1. Daun Kubis

Kubis adalah salah satu sayuran favorit para bunda karena kobis bisa diolah menjadi berbagai macam menu masakan. Tetapi kali ini kobis bisa bunda gunakan untuk cara menghentikan ASI secara alami. Saat bunda ingin mencoba menghentikan ASI dengan menggunakan kobis, bunda tidak diminta untuk mengkonsumsi kobis. Kobis digunakan bunda untuk menutupi kedua payudara. Caranya, bunda bisa meletakkan kubis pada kedua payudara selama 1 atau 2 hari. Saat kobis sudah layu, maka bunda bisa menggantinya dengan yang baru. Nantinya, saat bunda rutin melakukan perawatan tersebut, kubis bisa menghentikan ASI yang keluar dari payudara bunda.

  1. Teh Sage

Teh sage adalah salah satu bahan alami yang dipercaya dapat menghentikan produksi ASI. Tidak seperti saat bunda menggunakan kobis, teh sage ini wajib bunda minum saat bunda ingin menyapih si buah hati. Sama seperti ketika bunda membuat minuman teh, bunda bisa menyeduh teh sage dengan air hangat. Supaya teh meresap pada air hangat, bunda bisa menunggunya kurang lebih 15 menit sebelum bunda bisa meminumnya. Apabila bunda tidak suka teh pahit, bunda bisa menambahkan gula atau pemanis lain pada teh sage. Lakukan secara rutin sampai ASI benar-benar mampet.

  1. Brotowali

Mungkin ada sebagian bunda yang masih asing dengan nama brotowali. Brotowali ini sering digunakan masyarakat Jawa ketika menyapih si kecil yang sudah berusia 2 tahun. Brotowali ini adalah sejenis rempah atau jamu yang memiliki rasa yang begitu pahit. Bunda yang ingin mencoba menyapih si kecil menggunakan jamu satu ini, caranya cukup mudah. Bunda tinggal mengoleskan brotowali pada putting. Nantinya, putting yang sudah diolesi brotowali pastinya akan terasa pahit ketika si kecil menyusu. Dan rasa pahit itulah yang membuat si kecil tidak mayu lagi menyusu bunda karena rasanya tidak enak.

Setelah bunda mengetahui cara mudah untuk menghentikan ASI, bunda bisa memilih sesuai dengan cara yang bunda ingin lakukan. Untuk informasi tambahan tentang cara menghentikan ASI bisa berkunjung pada https://babyologist.com/blog/lima-tips-alami-menghentikan-asi-n3014

Bunda, Bahayakah Menyusui Sambil Tidur?

Bunda, Bahayakah Menyusui Sambil Tidur? 7

Menyusui sambil tidur adalah salah satu kebiasan para ibu ketika memberikan ASI pada buah hatinya. Para bunda merasa bahwa posisi tidur akan membuat bunda dan bayi lebih rileks. Terkadang saking rileksnya posisi tersebut, bunda dan bayi akan tertidur pulas. Namun, apakah kebiasaan menyusui sambil tidur itu baik menurut kesehatan? Bagi bunda yang ingin memberikan sesuatu yang terbaik untuk si buah hati, tak ada salahnya bunda mengetahui kebenaran tentang menyusui bayi dalam keadaan tidur. Informasi selengkapnya berikut ini.

 

Bahaya Menyusui Sambil Tidur

Kebanyakan bumil mengambil posisi tidur saat menyusui karena bumil merasa nyaman dengan posisi seperti itu. Belum lagi kurangnya bumil dalam beristirahat membuat posisi tidur adalah posisi terbaik untuk sejenak melepas kepenatan setelah berjam-jam mengasuh si buah hati. Tetapi, menurut para ahli kesehatan, menyusui sambil tiduran dirasa kurang baik untuk kesehatan bayi. Bahkan, ada juga yang mengatakan bahwa menyusui dalam posisi tersebut, jika tidak benar malah akan mendatangkan bahaya bagi si kecil. Inilah beberapa bahaya yang mengintai si kecil saat bunda memberinya susu sambil tidur.

  1. Membuat Bayi Tersedak

Ketika bunda mengambil posisi tidur, secara otomatis posisi bunda akan miring atau malah seperti di atas si kecil. Memang, posisi tersebut membuat aliran ASI yang diberikan banyak. Tetapi lama kelamaan, posisi itu malah dapat membuat aliran ASI yang masuk dalam mulut bayi semakin banyak. Saat bayi tidak dapat menampungnya, maka kemungkinan besar bayi akan tersedak. Padahal, jika tersedak bayi bisa saja langsung muntah. Bahkan yang lebih bahayanya lagi, saat bayi tersedak air susunya akan masuk pada paru parunya dan itulah yang ditakutkan terjadi saat bunda menyusui si kecil sambil tidur.

  1. Menyebabkan Iritasi

Mungkin bunda sering melihat bayi seperti bruntusan pada daerah sekitar pipi dan telinganya. Bruntusan atau bentolan kecil berwarna putih pada bayi tersebut biasanya disebabkan oleh cipratan ASI yang diminumnya. Tentu saja, ASI yang mengenai telinga atau kulit bayi akan menimbulkan iritasi dan membuat bayi terus-terusan rewel. Iritasi bisa terjadi saat bunda menyusui sambil tidur. Pada saat posisi tidur, aliran ASI mengucur deras pada mulut si bayi. Saking derasnya ASI akan mengenai telinga dan kulitnya sehingga menimbulkan iritasi pada si kecil.

  1. Membuat Bayi Sulit Bernapas

Tidak dapat dipungkiri memang posisi tidur adalah posisi yang menyenangkan ketika bunda menyusui bayi. Tetapi, jangan sampai bunda lengah, karena posisi tidur adalah posisi yang nyaman yang bisa sewaktu waktu membuat bunda tertidur. Pada saat tertidur bisa saja tubuh bunda atau payudara bunda menindih wajah si kecil sehingga si kecil susah bernapas. Jika hal tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka malah akan membuat si kecil dalam bahaya. Tidak hanya itu, dalam posisi tidur, ASI yang lancar dan terlalu banyak diproduksi membuat si kecil meminumnya terburu-buru sehingga ia pun akan kesulitan saat bernapas dan akhirnya malah bisa tersedak.

 

Tips Menyusui Sambil Tidur

Bagi bunda yang melahirkan dengan cara normal, biasakanlah untuk menyusui si kecil dengan posisi duduk karena posisi tersebut tidak akan membahayakannya. Tetapi, jika suatu saat bunda diharuskan menyusui dalam posisi tidur, khususnya bagi bunda yang melahirkan secara sesar dan masih sulit untuk duduk, tips untuk bunda ketika menyusui adalah gunakan bantal kecil untuk mengganjar si baby. Bantal tersebut berguna agar posisi payudara dengan baby sejajar. Bunda pun tidak boleh lengah ketika menyusui karena kelengahan bunda dapat mengakibatkan sesuatu hal yang fatal bisa saja terjadi. Simak informasi selengkapnya tentang menyusui sambil tidur di link https://babyologist.com/blog/bahayakah-menyusui-sambil-tiduran-n3179

Khasiat Minyak Zaitun Luar Dalam untuk Bumil

Khasiat Minyak Zaitun Luar Dalam untuk Bumil 8

Minyak zaitun adalah salah satu bahan alami yang dikenal memiliki sejuta manfaat. Manfaatnya juga dapat dirasakan oleh semua orang, termasuk ibu hamil. Pada minyak zaitun terkandung bahan-bahan seperti vitamin E yang baik untuk kesehatan bumil dan bayinya. Minyak zaitun ini tidak hanya sekedar dapat dipilih sebagai minyak oles saja, tetapi bumil juga dapat mengkonsumsinya. Sebenarnya apa manfaat minyak zaitun untuk bumil hingga banyak orang yang mengatakan bahwa minyak zaitun ini bagus untuk bunda yang sedang hamil.

 

Perawatan Minyak Zaitun untuk Ibu Hamil dari Luar

  1. Melancarkan Peredaran Darah

Menjadi bumil bukanlah sesuatu yang mudah karena wanita hamil harus beradaptasi dengan tubuhnya. Terkadang, pada saat hamil, bumil akan merasa bahwa kakinya sulit untuk digerakkan karena berat badannya yang terus-terusan naik. Kenaikan berat badan teruslah meningkat drastic karena janin yang dikandungnya juga semakin besar. Dengan badan yang semakin besar akhirnya peredaran darah pada kaki menjadi tidak lancar dan menyebabkan kram. Maka dari itu, agar kram pada bumil bisa teratasi, bumil bisa memberikan pijatan pada kaki dengan menggunakan minyak zaitun. Pijat perlahan kaki yang kram dengan minyak zaitun, maka kaki akan lebih ringan digunakan saat melangkah.

  1. Menghilangkan Selulit

Tubuh ibu hamil semakin lama akan semakin gendut. Tidak hanya perutnya saja yang terus buncit tetapi seluruh bagian badannya akan bertambah 2 kali lipat. Tidak heran, jika wanita yang sedang hamil akhirnya memiliki stretch mark di mana-mana karena kulit yang sifatnya elastis akan melar saat hamil. Tetapi kemunculan stretchmark tentunya meresahkan ibu hamil karena membuat kulit bumil terlihat jelek. Jelek disini bukan berarti tidak sehat, melainkan pada kulit tubuh ibu hamil akan muncul garis-garis putih yang lama kelamaan bisa menghitam.

Seiring kemunculan garis garis pada kulit, ibu hamil terkadang merasa sedih karena kulitnya tidak lagi cantik dan bahkan jika dilihat sekilas seperti menjijikkan. Jika bumil tidak mau strechmark terus menghiasi kulitnya, alangkah baiknya bumil dapat menggunakan minyak zaitun sebagai solusinya. Minyak zaitun untuk ibu hamil salah satunya dapat digunakan untuk menghilangkan stretch mark. Tentu saja tidak hanya sekali atau dua kali. Bunda yang ingin bebas dari garis kulit bisa mengoleskan minyak zaitun secara rutin pada kulit. Saat perawatan tersebut bumil lakukan setiap hari, maka garis pada kulit akan sirna selamanya.

 

Perawatan Minyak Zaitun untuk Ibu Hamil dari Dalam

  1. Mengatasi Pencernaan

Pada saat hamil, segala organ pada tubuh bumil akan mengalami adaptasi. Salah satunya adaptasi terhadap saluran pencernaanya. Terutama pada trimester pertama, bumil akan merasakan mual dan muntah seiring dengan perkembangan janin yang ada di dalam rahimnya. Permasalahan mual dan muntah bisa bumil atasi menggunakan minyak zaitun. Saat bumil ingin agar mual dan muntah berkurang, bumil dapat menggunakan minyak zaitun untuk campuran minuman atau makanan karena zat yang terkandung dalam minyak zaitun akan membuat organ pencernaan bumil agar lebih siap beradaptasi.

  1. Suplemen untuk Bumil

Ibu hamil haruslah memperhatikan segala sesuatu yang diasupnya. Semua yang masuk pada tubuh diharapkan mengandung zat yang diperlukan untuk bumil dan janinnya. Salah satu suplemen alami yang bisa digunakan untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama hamil adalah minyak zaitun. Bumil yang sering mengkonsumsi minyak zaitun akan tetap dapat menjalankan aktivitasnya seperti biasa karena dalam minyak zaitun terkandung zat besi dan juga vitamin B dan E. Saat vitamin dan zat pada minyak zaitun bekerja dalam tubuh, maka bumil akan jauh dari lemas. Apabila enggan mengkonsumsinya secara langsung, bumil bisa menggunakan minyak zaitun sebagai campuran makanannya, atau sebagai minyak goreng pada saat memasak. Informasi terkait dengan manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil dapat di simak di https://babyologist.com/blog/manfaat-minyak-zaitun-untuk-ibu-hamil-n3987

Bunda, Ini Cara Mudah Memompa ASI dengan Pompa Manual

Bunda, Ini Cara Mudah Memompa ASI dengan Pompa Manual 9

Pompa manual adalah salah satu alat yang sering digunakan para ibu menyusui untuk memerah ASI pada payudaranya. Alasan yang paling banyak dikemukakan para bunda yaitu harga pompa manual yang lebih terjangkau dibanding pompa elektrik membuat para bunda lebih memilihnya. Meski begitu, ada beberapa bunda yang masih belum mengerti betul penggunaan pompa asi manual dengan benar. Efeknya, bukan ASI yang banyak yang bunda dapatkan, melainkan rasa nyeri pada payudara yang tidak kunjung usai setelah memerah ASI dengan pompa manual.

Sebelum bunda mengetahui cara memerah asi dengan pompa manual, bunda juga perlu tahu apa alasan para bunda memerah ASI nya? Alasan pertama adalah karena bunda ingin memberikan susu eksklusif kepada buah hatinya. Terutama, bagi bunda yang sibuk beraktivitas di luar rumah dan tidak selalu bisa dekat dengan buah hatinya, memerah ASI adalah jalan terbaik daripada bunda harus memberikan susu formula. Meski memerah ASI apalagi dengan pompa manual membutuhkan waktu lama, tetapi bagi kesehatan si buah hati, para bunda akan rela melakukannya.

Alasan yang juga tak kalah banyak dikemukakan para bunda adalah bunda ingin mengurangi nyeri pada payudaranya. Payudara akan terus memproduksi ASI selama bunda masih menyusui. Kadang kala, ada beberapa bunda yang stok ASInya sangat melimpah sehingga saat si kecil sudah tak mau lagi meminumnya, ASI pada payudaranya akan membuat sakit. Sakit datang bukan karena ada penyakit dalam payudaranya melainkan karena payudara yang kencang karena produksi ASI yang menumpuk pada payudara seharusnya sudah dikeluarkan tetapi si kecil sudah berhenti meminumnya. Dengan dikeluarkan ASI dengan pompa manual akan membuat payudara bunda terasa lebih rileks dan nyeri juga akan segera menghilang.

Memerah ASI dengan Pompa Manual

Pompa manual merupakan pompa yang sering digunakan para ibu untuk memerah ASI. Selain penggunaanya yang lebih mudah, harga pompa ASI manual juga lebih terjangkau karena hanya sekitar 20 ribuan saja. Meski dikatakan mudah dalam menggunakannya, tetapi masih ada bunda yang keliru dalam menggunakan pompa asi manual sehingga pompa malah akan melukai payudaranya. Makanya, agar bunda tetap bisa memerah ASI untuk si kecil, bunda wajib menyimak informasi tentang cara memerah ASI dengan pompa manual berikut ini.

Cara Memerah ASI Menggunakan Pompa Manual

Sebelum bunda menggunakan pompa manual untuk memerah ASI, bunda perlu memastikan terlebih dahulu bahwa pompa manual yang akan bunda gunakan dalam keadaan bersih. Cara membersihkan pompa manual sebelum digunakan adalah merebus atau mencuci pompa manual dengan air hangat sehingga bakteri pada pompa akan hilang dan ASI juga akan lebih steril.

Jika pompa sudah dalam keadaan bersih, pertama kali yang harus bunda lakukan adalah duduk dengan posisi rileks, yaitu dalam keadaan bersandar. Posisi bersandar dipercaya dapat memperlancar ASI keluar dari payudara. Letakkan corong pompa manual pada ujung payudara dan pastikan corong sudah terletak pada putting payudara. Mulailah bunda memerah ASI dengan melakukan gerakan menarik dan melepas seperti memainkan balon toet -toet. Saat ASI yang keluar hanyalah sedikit, cobalah untuk memposisikan pompa manual akan condong ke depan. Lakukan berulang-ulang selama kurang lebih 30 menit. Ketika cara penggunaan pompa benar, maka bunda tidak akan merasakan perih pada payudara. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara memerah ASI dengan pompa manual dapat diklik pada alamat web berikut https://babyologist.com/blog/cara-memerah-asi-menggunakan-pompa-manual-n3039

Bolehkah Bayi Mungil Naik Pesawat?

Bolehkah Bayi Mungil Naik Pesawat? 10

Umur berapa bayi boleh naik pesawat? Bayi adalah makhluk Tuhan yang masih begitu sensitive. Apabila bunda tidak begitu peka terhadap kesensitifan pada bayi, maka resikonya akan bunda tanggung seumur hidup. Bagi masyarakat kota, ketika bunda dan bayinya sudah merasa sehat, mereka pastinya tidak akan betah berada di rumah. Mereka akan memilih menghirup udara di luar rumah untuk sekedar mencari hiburan agar tidak cepat bosan. Namun, jika bunda adalah wanita yang tinggal di daerah pedesaan, maka mau tidak mau, bunda harus berada dalam rumah selama 40 hari lamanya.

Tidak usah memperdebatkan adat yang sudah ada karena apapun adat wanita setelah melahirkan, itu tergantung kepercayaan yang menjalaninya. Mungkin, alasan wanita harus tinggal di rumah selama 40 hari setelah melahirkan adalah untuk memulihkan kesehatannya sehabis melahirkan. Tetapi bunda juga tidak boleh menyalahkan wanita perkotaan yang menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan, padahal ia baru saja melahirkan seorang baby. Apapun alasannya, wanita pastinya ingin yang terbaik bagi dirinya dan bayinya.

Izin Bayi Naik Pesawat

Tidak akan menjadi masalah yang besar mungkin saat bunda hanya ingin mengajak si kecil jalan-jalan untuk menghirup udara segar. Palingan, bunda hanya akan mengajaknya jalan-jalan keliling kompleks atau paling jauh di taman kota dekat rumah. Lalu, apa jadinya saat bunda ternyata mempunyai rencana untuk membawa sang buah hati naik pesawat? Apakah hal itu tidak akan membahayakan si kecil? Bukankah si kecil masih terlalu sensitive dengan suara yang ada dalam pesawat? Dan muncullah pertanyaan dalam benak para bunda yang berniat untuk membawa buah hatinya jalan-jalan naik pesawat, pada umur berapa bayi boleh naik pesawat?

Bunda yang menginginkan bayi tetap sehat, bunda jangan langsung memutuskan sendiri soal mengajak bayi pergi naik pesawat karena keputusan bunda akan menentukan sehat atau tidaknya si kecil nantinya. Saat bunda memang harus pergi dan hal itu sudah tidak dapat ditunda lagi, maka bunda bisa menanyakan pada pihak penyedia pesawat. Biasanya, pihak maskapai akan memiliki aturan tersendiri bagi para penumpangnya, terutama jika penumpangnya adalah bayi yang masih begitu mungil. Bunda pun harus bertanya langsung pada pihak maskapai yang ingin bunda gunakan jasanya karena setiap maskapai memiliki kebijakan masing-masing soal penumpang mininya.

Umur Bayi Saat Boleh Naik Pesawat

Hampir semua maskapai memiliki peraturan yang mengatur tentang umur penumpang, termasuk penumpang yang masih bayi. Beberapa maskapai tidak mengizinkan bunda membawa bayinya naik pesawat ketika bayi baru saja lahir. Bunda pastinya tahu bahwa bayi yang baru lahir masih sangat peka dan harus beradaptasi dengan lingkungannya. Saat bunda membawa si kecil naik pesawat, organ pendengaran si kecil bisa terganggu karena suara yang ditimbulkan oleh pesawat. Maka dari itu, saat bunda benar-benar ingin mengajak si kecil naik pesawat, usia si kecil paling tidak sudah ada 2 minggu sampai 6 minggu. Pada usia tersebut bayi dikatakan sudah lebih aman untuk naik pesawat.

Tips Bayi Naik Pesawat

Sebenarnya jika tidak dalam keadaan darurat atau mendesak, alangkah baiknya bunda tidak mengajak bayi naik pesawat. Meskipun diperbolehkan, tetapi naik pesawat bukanlah hal yang bisa dilalui si kecil dengan mudah karena pada saat naik pesawat si kecil akan bertemu dengan resiko terkena penyakit atau bisa mengalami gangguan pada pendengarnya. Bagi bunda yang ingin mengajak bayinya masih begitu mungil, tips yang mesti bunda lakukan adalah membawakan si kecil penutup telinga saat mengajaknya naik pesawat. Tetapi, jika bunda merasa penutup telinga kurang nyaman bagi si kecil, bunda dapat menyusuinya pada saat take off dan landing pesawat. Menyusui dipercaya dapat mengurangi getaran suara yang diterima oleh bayi sehingga pendengarannya tidak akan terganggu. Untuk informasi lengkapnya tentang umur berapa bayi boleh naik pesawat, para pembaca dapat mengunjungi alamat https://babyologist.com/blog/umurberapabayibolehnaikpesawat-n816