Tips Hamil dan Ibu Menyusui

Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis

Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis 1

Kelahiran bayi adalah moment yang paling ditunggu oleh setiap orang tua dan orang tua selalu berharap anak mereka lahir dengan selamat dan bayi yang sehat. Namun beberapa bayi juga memiliki kelainan tertentu karena berbagai macam penyebab. Anda harus dengan cepat mengenali ciri-ciri bayi autis supaya anda bisa juga dengan cepat untuk mengobatinya.

Penyebab bayi autis

  1. Kelainan genetik
  2. Tumor otak
  3. Gangguan sistem saraf
  4. Epilepsi

Kelainan genetik adalah bawaan gen ayah dan ibu yang mengandung kelainan namun tetap dibuahi. Risiko ini sangat tinggi diturunkan oleh orang tua, karena dalam hal ini orang tua menurunkan gen yang rusak atau membuahi gen yang rusak. Gen rusak yang diturunkan bisa saja diakibatkan oleh makanan yang tidak baik untuk anak bayi. Biasanya hal ini terjadi karena salah satu atau kedua orang tua sering mengkonsumsi alkohol. Alkohol sangat berbahaya untuk kesehatan janin, hal itu bukan hanya peringatan biasa saja. Rokok yang mengandung nikotin atau makanan dan minuman bersoda yang dikonsumsi terus menerus juga sangat berbahaya.

Begitu juga dengan penyebab-penyebab yang lainnya seperti tumor otak juga dilansir karena paparan bahan kimia berbahaya. Baik itu dari makanan, minuman atau radiasi barang-barang elektronik. Oleh karena itu, untuk ibu melahirkan sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan smartphone di dekat bayi saat momong bayi.

Ciri-ciri bayi autis

Ciri-ciri bayi autis bisa dilihat dari beberapa gejala yang dapat dilihat langsung yaitu :

  1. Bayi tidak merespon rangsangan suara, cahaya atau sentuhan-sentuhan
  2. Bayi jarang menangis atau tertawa
  3. Pandangan yang tidak fokus atau tidak menatap ketika diajak bicara
  4. Perkembangan yang berbeda pada fase perkembangan pada umumnya seperti pada umur 2 bulan dan seterusnya belum bisa menggenggam benda
  5. Kemampuan mengeluarkan suara atau belajar berbicara yang lebih lambat daripada bayi biasa

Untuk lebih jelasnya anda bisa juga membaca artikel pada link https://babyologist.com/blog/pentingnya-mengenali-ciri-ciri-bayi-autis-n2313. pada artikel ini lebih detail menjelaskan tentang ciri-ciri bayi autis bahkan dari sejak 0-12 bulan. Berbagai ciri-ciri ini bisa anda temukan sesuai dengan fase perkembangan bayi. Misalkan diumur 0 sampai 2 bulan bayi biasanya baru merespon cahaya, suara dan sentuhan. Contoh sederhananya misalkan ketika dia kencing anak bayi biasanya menangis karena tidak suka pakaiannya basah. Namun bagi bayi autis dia tidak merespon sama sekali bahkan meskipun buang air besar juga tidak menunjukkan emosi dengan baik.

Cara mengobati bayi autis

Cara mengobati ciri bayi autis tidak terlalu mudah juga tidak terlalu sulit. Pengobatan sejak dini lebih sulit daripada saat perkembangannya sudah menginjak usia matang. Untuk mengobati bayi autis hampir sama dengan mengobati autisme orang dewasa. Mereka hanya butuh rangsangan dan terapi untuk melatih saraf yang tidak berfungsi secara maksimal. Autisme pada bayi lebih sulit karena respon rangsangan cukup lebih lambat dibandingkan dengan saat perkembangannya lebih matang. Daya rangsang bayi lebih rendah dibandingkan dengan usia lebih dewasa. Namun rangsangan dengan komunikasi cukup membantu karena fungsi organ-organ seperti pendengaran masih berfungsi dengan maksimal. Memori otak juga masih belum terlalu lelah untuk menerima rangsangan dari luar. Selain rangsangan melalui komunikasi lingkungan juga penting, yaitu dengan membesarkannya pada lingkungan yang aman dan tidak terlalu bising atau banyak gangguan sosial. Namun tidak dibenarkan jika memisahkannya dari dunia sosial dengan dalih melindunginya.

Manfaat Buah Naga Untuk Bayi 6 Bulan

Manfaat Buah Naga Untuk Bayi 6 Bulan 2

Bayi 6 bulan sudah bisa diberikan makanan pendamping ASI lainnya karena sudah melewati fase ASI ekslusif. Namun beberapa ibu 3 bulan atau mendekati 6 bulan sudah ada juga yang memberikan bayi mereka makanan pendamping ASI. Ada yang sudah memberikan nasi, makanan-makanan ringan seperti biskuit-biskuit bayi dan atau buah-buahan lunak. Buah-buahan terutama sangat dianjurkan untuk diberikan kepada anak bayi yang menginjak 6 bulan. Salah satu buah yang di anjurkan yaitu buah naga untuk bayi

Kenapa buah naga ?

Buah naga mengandung banyak vitamin magnesium, potasium dan beberapa kandungan nutrisi lainnya. Lebih lengkapnya bisa baca di link https://babyologist.com/blog/manfaat-buah-naga-untuk-bayi-6-bulan-n2798. Pada link tersebut anda bisa mengetahui kelebihan mengkonsumsi buah naga untuk bayi.

Buah-buahan sangat penting untuk bayi karena variasi makanan juga penting diberikan untuk memenuhi asupan serat bayi. selain memperlancar metabolisme tubuh, buah naga juga membuat bayi tertarik untuk makan buah. Warnanya yang merah membuat bayi cepat tertarik. Umur 6 bulan bayi sudah menunjukkan aktifnya untuk melakukan banyak hal maka dari itu asupan penunjang aktivitasnya juga harus memadai.

Ciri-ciri buah naga yang aman dan cara memilihnya

Buah-buahan adalah makanan yang sangat bermanfaat untuk manusia, namun buah-buahan juga bisa saja menjadi racun untuk yang memakannya. Kapan buah-buahan menjadi racun ? buah-buahan akan menjadi racun disebabkan oleh berbagai hal :

  1. Mengandung bahan kimia

Buah-buahan yang mengandung bahan kimia biasanya berasal dari pestisida yang digunakan oleh petani buah. Pestisida yang digunakan adalah pestisida kimia yang tidak bisa hanya dengan dicuci saja. Bahan tersebut menyerap kedalam kulit buah-buahan yang anda akan makan. Namun untuk buah naga memang jarang sekali menggunakan pestisida, karena pestisida hanya diberikan untuk buah-buahan yang sangat disenangi oleh hama. Buah naga bisa saja mengandung bahan kimia berbahaya jika pupuk yang digunakan adalah pupuk kimia. Buah naga yang diberikan pupuk kimia tidak bisa langsung dimakan, anda sebaiknya menunggu seminggu sampai 2 minggu untuk dapat mengkonsumsinya. Maka dari itu buah naga untuk bayi yang aman adalah buah naga yang tidak mengandung bahan kimia.

  1. Terkontaminasi bakteri

Buah-buahan kerapkali juga terkontaminasi dengan bakteri dengan berbagai penyebabnya. Ciri-ciri buah-buahan yang terkontaminasi dengan bakteri jahat adalah warnanya yang berubah isi maupun kulitnya. Buah naga yang terkontaminasi dengan bakteri jahat bisa dilihat dari bau buah isi dalam buah dan teksturnya yang sudah tidak segar atau mengalami pembusukan. Buah naga dapat bertahan atau aman dikonsumsi sampai satu minggu setelah dipetik. Lebih dari itu sebaiknya anda tidak mengkonsumsinya apalagi jika anda sudah mengupasnya karena dapat terkontaminasi dengan bakteri jahat. Kandungan buah naga yang kaya akan nutrisi jika sudah terkontaminasi dengan bakteri jahat sangat berbahaya untuk kesehatan.

Selain dua hal tersebut, buah naga untuk bayi sebaiknya tidak dicampur dengan bahan-bahan yang berbahaya seperti soda atau cuka. Kedua bahan makanan ini adalah bahan makanan yang tidak baik untuk kesehatan bayi. misalkan anda berinisiatif untuk membuat kreasi makanan dengan tambahan bahan kedua bahan tersebut sebaiknya jangan anda lakukan. Kedua bahan tersebut tidak baik untuk usus bayi, oleh karena usus bayi masih rentan belum memiliki daya tahan yang kuat. Jika anda ingin membuat kreasi makanan pendamping ASI dari buah naga maka gunakanlah bahan-bahan campuran yang aman untuk kesehatan bayi.

Tips Membuat ASI Berhenti Paling Mudah dan Murah Meriah

Tips Membuat ASI Berhenti Paling Mudah dan Murah Meriah 3

Cara menghentikan ASI biasanya akan berguna bagi para bunda yang sudah menyusui si baby selama 2 tahun. Pemberian ASI pada bayi memang dianjurkan sampai waktu dua tahun karena hal tersebut akan berpengaruh pada perkembangan, pertumbuhan dan kecerdasannya. Akan tetapi, sebagian bunda masih merasa khawatir jika si baby menangis saat tidak diberi ASI atau mungkin bunda belum menemukan cara yang pas untuk dapat menghentikannya. Jika bunda belum juga menemukan cara yang tepat untuk menghentikan produksi ASI, bunda bisa menyimak informasi berikut ini.

 

Cara Menghentikan ASI paling Mudah

  1. Menghindari Memompa ASI

Ketika ASI tidak dikeluarkan atau tidak diminum, memang awalnya payudara seperti nyeri. Nyeri itu akan berlangsung lama sampai akhirnya hilang setelah diminum oleh si kecil. Atau, jika memang tidak diminum biasa bunda akan berusaha mengeluarkan ASI dengan cara memompanya. Pada saat bunda sudah ingin menghentikan ASI, ada baiknya bunda menghindari pompa karena hal tersebut tidak akan menghentikan produksi susu. Alangkah baiknya, meski terasa nyeri pada awalnya, bunda mencoba mendiamkannya. Biasanya, setelah didiamkan, kelenjar susu akan mengurangi produksinya dan lama-kelamaan akan berhenti.

  1. Berhenti untuk Menyusui Secara Bertahap

Terkadang hanya karena kasihan pada si bayi, bunda akhirnya masih saja menyusui si bayi sampai usianya lebih dari 2 tahun. Jika bunda ingin si kecil tidak tergantung pada ASI lagi, cobalah alihkan perhatiannya pada aktivitas lain. Atau, jika memang si kecil merasa haus, ajarkanlah pada si kecil untuk meminum air susu menggunakan gelas. Meski awalnya mungkin susah, tetapi lama kelamaan jika bunda terus membujuknya si kecil akan mau minum dengan gelas. Dan produksi ASI pada bunda pun lama kelamaan menjadi berkurang karena tidak lagi diminum oleh si kecil. Tidak perlu memaksakan, bunda hanya harus melakukannya secara bertahap agar si kecil mulai terbiasa untuk tidak menyusu dari ASI bundanya.

 

Cara Menghentikan ASI dengan Bahan Alami

  1. Daun Kubis

Kubis adalah salah satu sayuran favorit para bunda karena kobis bisa diolah menjadi berbagai macam menu masakan. Tetapi kali ini kobis bisa bunda gunakan untuk cara menghentikan ASI secara alami. Saat bunda ingin mencoba menghentikan ASI dengan menggunakan kobis, bunda tidak diminta untuk mengkonsumsi kobis. Kobis digunakan bunda untuk menutupi kedua payudara. Caranya, bunda bisa meletakkan kubis pada kedua payudara selama 1 atau 2 hari. Saat kobis sudah layu, maka bunda bisa menggantinya dengan yang baru. Nantinya, saat bunda rutin melakukan perawatan tersebut, kubis bisa menghentikan ASI yang keluar dari payudara bunda.

  1. Teh Sage

Teh sage adalah salah satu bahan alami yang dipercaya dapat menghentikan produksi ASI. Tidak seperti saat bunda menggunakan kobis, teh sage ini wajib bunda minum saat bunda ingin menyapih si buah hati. Sama seperti ketika bunda membuat minuman teh, bunda bisa menyeduh teh sage dengan air hangat. Supaya teh meresap pada air hangat, bunda bisa menunggunya kurang lebih 15 menit sebelum bunda bisa meminumnya. Apabila bunda tidak suka teh pahit, bunda bisa menambahkan gula atau pemanis lain pada teh sage. Lakukan secara rutin sampai ASI benar-benar mampet.

  1. Brotowali

Mungkin ada sebagian bunda yang masih asing dengan nama brotowali. Brotowali ini sering digunakan masyarakat Jawa ketika menyapih si kecil yang sudah berusia 2 tahun. Brotowali ini adalah sejenis rempah atau jamu yang memiliki rasa yang begitu pahit. Bunda yang ingin mencoba menyapih si kecil menggunakan jamu satu ini, caranya cukup mudah. Bunda tinggal mengoleskan brotowali pada putting. Nantinya, putting yang sudah diolesi brotowali pastinya akan terasa pahit ketika si kecil menyusu. Dan rasa pahit itulah yang membuat si kecil tidak mayu lagi menyusu bunda karena rasanya tidak enak.

Setelah bunda mengetahui cara mudah untuk menghentikan ASI, bunda bisa memilih sesuai dengan cara yang bunda ingin lakukan. Untuk informasi tambahan tentang cara menghentikan ASI bisa berkunjung pada https://babyologist.com/blog/lima-tips-alami-menghentikan-asi-n3014

Bunda, Bahayakah Menyusui Sambil Tidur?

Bunda, Bahayakah Menyusui Sambil Tidur? 4

Menyusui sambil tidur adalah salah satu kebiasan para ibu ketika memberikan ASI pada buah hatinya. Para bunda merasa bahwa posisi tidur akan membuat bunda dan bayi lebih rileks. Terkadang saking rileksnya posisi tersebut, bunda dan bayi akan tertidur pulas. Namun, apakah kebiasaan menyusui sambil tidur itu baik menurut kesehatan? Bagi bunda yang ingin memberikan sesuatu yang terbaik untuk si buah hati, tak ada salahnya bunda mengetahui kebenaran tentang menyusui bayi dalam keadaan tidur. Informasi selengkapnya berikut ini.

 

Bahaya Menyusui Sambil Tidur

Kebanyakan bumil mengambil posisi tidur saat menyusui karena bumil merasa nyaman dengan posisi seperti itu. Belum lagi kurangnya bumil dalam beristirahat membuat posisi tidur adalah posisi terbaik untuk sejenak melepas kepenatan setelah berjam-jam mengasuh si buah hati. Tetapi, menurut para ahli kesehatan, menyusui sambil tiduran dirasa kurang baik untuk kesehatan bayi. Bahkan, ada juga yang mengatakan bahwa menyusui dalam posisi tersebut, jika tidak benar malah akan mendatangkan bahaya bagi si kecil. Inilah beberapa bahaya yang mengintai si kecil saat bunda memberinya susu sambil tidur.

  1. Membuat Bayi Tersedak

Ketika bunda mengambil posisi tidur, secara otomatis posisi bunda akan miring atau malah seperti di atas si kecil. Memang, posisi tersebut membuat aliran ASI yang diberikan banyak. Tetapi lama kelamaan, posisi itu malah dapat membuat aliran ASI yang masuk dalam mulut bayi semakin banyak. Saat bayi tidak dapat menampungnya, maka kemungkinan besar bayi akan tersedak. Padahal, jika tersedak bayi bisa saja langsung muntah. Bahkan yang lebih bahayanya lagi, saat bayi tersedak air susunya akan masuk pada paru parunya dan itulah yang ditakutkan terjadi saat bunda menyusui si kecil sambil tidur.

  1. Menyebabkan Iritasi

Mungkin bunda sering melihat bayi seperti bruntusan pada daerah sekitar pipi dan telinganya. Bruntusan atau bentolan kecil berwarna putih pada bayi tersebut biasanya disebabkan oleh cipratan ASI yang diminumnya. Tentu saja, ASI yang mengenai telinga atau kulit bayi akan menimbulkan iritasi dan membuat bayi terus-terusan rewel. Iritasi bisa terjadi saat bunda menyusui sambil tidur. Pada saat posisi tidur, aliran ASI mengucur deras pada mulut si bayi. Saking derasnya ASI akan mengenai telinga dan kulitnya sehingga menimbulkan iritasi pada si kecil.

  1. Membuat Bayi Sulit Bernapas

Tidak dapat dipungkiri memang posisi tidur adalah posisi yang menyenangkan ketika bunda menyusui bayi. Tetapi, jangan sampai bunda lengah, karena posisi tidur adalah posisi yang nyaman yang bisa sewaktu waktu membuat bunda tertidur. Pada saat tertidur bisa saja tubuh bunda atau payudara bunda menindih wajah si kecil sehingga si kecil susah bernapas. Jika hal tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka malah akan membuat si kecil dalam bahaya. Tidak hanya itu, dalam posisi tidur, ASI yang lancar dan terlalu banyak diproduksi membuat si kecil meminumnya terburu-buru sehingga ia pun akan kesulitan saat bernapas dan akhirnya malah bisa tersedak.

 

Tips Menyusui Sambil Tidur

Bagi bunda yang melahirkan dengan cara normal, biasakanlah untuk menyusui si kecil dengan posisi duduk karena posisi tersebut tidak akan membahayakannya. Tetapi, jika suatu saat bunda diharuskan menyusui dalam posisi tidur, khususnya bagi bunda yang melahirkan secara sesar dan masih sulit untuk duduk, tips untuk bunda ketika menyusui adalah gunakan bantal kecil untuk mengganjar si baby. Bantal tersebut berguna agar posisi payudara dengan baby sejajar. Bunda pun tidak boleh lengah ketika menyusui karena kelengahan bunda dapat mengakibatkan sesuatu hal yang fatal bisa saja terjadi. Simak informasi selengkapnya tentang menyusui sambil tidur di link https://babyologist.com/blog/bahayakah-menyusui-sambil-tiduran-n3179

Khasiat Minyak Zaitun Luar Dalam untuk Bumil

Khasiat Minyak Zaitun Luar Dalam untuk Bumil 5

Minyak zaitun adalah salah satu bahan alami yang dikenal memiliki sejuta manfaat. Manfaatnya juga dapat dirasakan oleh semua orang, termasuk ibu hamil. Pada minyak zaitun terkandung bahan-bahan seperti vitamin E yang baik untuk kesehatan bumil dan bayinya. Minyak zaitun ini tidak hanya sekedar dapat dipilih sebagai minyak oles saja, tetapi bumil juga dapat mengkonsumsinya. Sebenarnya apa manfaat minyak zaitun untuk bumil hingga banyak orang yang mengatakan bahwa minyak zaitun ini bagus untuk bunda yang sedang hamil.

 

Perawatan Minyak Zaitun untuk Ibu Hamil dari Luar

  1. Melancarkan Peredaran Darah

Menjadi bumil bukanlah sesuatu yang mudah karena wanita hamil harus beradaptasi dengan tubuhnya. Terkadang, pada saat hamil, bumil akan merasa bahwa kakinya sulit untuk digerakkan karena berat badannya yang terus-terusan naik. Kenaikan berat badan teruslah meningkat drastic karena janin yang dikandungnya juga semakin besar. Dengan badan yang semakin besar akhirnya peredaran darah pada kaki menjadi tidak lancar dan menyebabkan kram. Maka dari itu, agar kram pada bumil bisa teratasi, bumil bisa memberikan pijatan pada kaki dengan menggunakan minyak zaitun. Pijat perlahan kaki yang kram dengan minyak zaitun, maka kaki akan lebih ringan digunakan saat melangkah.

  1. Menghilangkan Selulit

Tubuh ibu hamil semakin lama akan semakin gendut. Tidak hanya perutnya saja yang terus buncit tetapi seluruh bagian badannya akan bertambah 2 kali lipat. Tidak heran, jika wanita yang sedang hamil akhirnya memiliki stretch mark di mana-mana karena kulit yang sifatnya elastis akan melar saat hamil. Tetapi kemunculan stretchmark tentunya meresahkan ibu hamil karena membuat kulit bumil terlihat jelek. Jelek disini bukan berarti tidak sehat, melainkan pada kulit tubuh ibu hamil akan muncul garis-garis putih yang lama kelamaan bisa menghitam.

Seiring kemunculan garis garis pada kulit, ibu hamil terkadang merasa sedih karena kulitnya tidak lagi cantik dan bahkan jika dilihat sekilas seperti menjijikkan. Jika bumil tidak mau strechmark terus menghiasi kulitnya, alangkah baiknya bumil dapat menggunakan minyak zaitun sebagai solusinya. Minyak zaitun untuk ibu hamil salah satunya dapat digunakan untuk menghilangkan stretch mark. Tentu saja tidak hanya sekali atau dua kali. Bunda yang ingin bebas dari garis kulit bisa mengoleskan minyak zaitun secara rutin pada kulit. Saat perawatan tersebut bumil lakukan setiap hari, maka garis pada kulit akan sirna selamanya.

 

Perawatan Minyak Zaitun untuk Ibu Hamil dari Dalam

  1. Mengatasi Pencernaan

Pada saat hamil, segala organ pada tubuh bumil akan mengalami adaptasi. Salah satunya adaptasi terhadap saluran pencernaanya. Terutama pada trimester pertama, bumil akan merasakan mual dan muntah seiring dengan perkembangan janin yang ada di dalam rahimnya. Permasalahan mual dan muntah bisa bumil atasi menggunakan minyak zaitun. Saat bumil ingin agar mual dan muntah berkurang, bumil dapat menggunakan minyak zaitun untuk campuran minuman atau makanan karena zat yang terkandung dalam minyak zaitun akan membuat organ pencernaan bumil agar lebih siap beradaptasi.

  1. Suplemen untuk Bumil

Ibu hamil haruslah memperhatikan segala sesuatu yang diasupnya. Semua yang masuk pada tubuh diharapkan mengandung zat yang diperlukan untuk bumil dan janinnya. Salah satu suplemen alami yang bisa digunakan untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama hamil adalah minyak zaitun. Bumil yang sering mengkonsumsi minyak zaitun akan tetap dapat menjalankan aktivitasnya seperti biasa karena dalam minyak zaitun terkandung zat besi dan juga vitamin B dan E. Saat vitamin dan zat pada minyak zaitun bekerja dalam tubuh, maka bumil akan jauh dari lemas. Apabila enggan mengkonsumsinya secara langsung, bumil bisa menggunakan minyak zaitun sebagai campuran makanannya, atau sebagai minyak goreng pada saat memasak. Informasi terkait dengan manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil dapat di simak di https://babyologist.com/blog/manfaat-minyak-zaitun-untuk-ibu-hamil-n3987

Bunda, Ini Cara Mudah Memompa ASI dengan Pompa Manual

Bunda, Ini Cara Mudah Memompa ASI dengan Pompa Manual 6

Pompa manual adalah salah satu alat yang sering digunakan para ibu menyusui untuk memerah ASI pada payudaranya. Alasan yang paling banyak dikemukakan para bunda yaitu harga pompa manual yang lebih terjangkau dibanding pompa elektrik membuat para bunda lebih memilihnya. Meski begitu, ada beberapa bunda yang masih belum mengerti betul penggunaan pompa asi manual dengan benar. Efeknya, bukan ASI yang banyak yang bunda dapatkan, melainkan rasa nyeri pada payudara yang tidak kunjung usai setelah memerah ASI dengan pompa manual.

Sebelum bunda mengetahui cara memerah asi dengan pompa manual, bunda juga perlu tahu apa alasan para bunda memerah ASI nya? Alasan pertama adalah karena bunda ingin memberikan susu eksklusif kepada buah hatinya. Terutama, bagi bunda yang sibuk beraktivitas di luar rumah dan tidak selalu bisa dekat dengan buah hatinya, memerah ASI adalah jalan terbaik daripada bunda harus memberikan susu formula. Meski memerah ASI apalagi dengan pompa manual membutuhkan waktu lama, tetapi bagi kesehatan si buah hati, para bunda akan rela melakukannya.

Alasan yang juga tak kalah banyak dikemukakan para bunda adalah bunda ingin mengurangi nyeri pada payudaranya. Payudara akan terus memproduksi ASI selama bunda masih menyusui. Kadang kala, ada beberapa bunda yang stok ASInya sangat melimpah sehingga saat si kecil sudah tak mau lagi meminumnya, ASI pada payudaranya akan membuat sakit. Sakit datang bukan karena ada penyakit dalam payudaranya melainkan karena payudara yang kencang karena produksi ASI yang menumpuk pada payudara seharusnya sudah dikeluarkan tetapi si kecil sudah berhenti meminumnya. Dengan dikeluarkan ASI dengan pompa manual akan membuat payudara bunda terasa lebih rileks dan nyeri juga akan segera menghilang.

Memerah ASI dengan Pompa Manual

Pompa manual merupakan pompa yang sering digunakan para ibu untuk memerah ASI. Selain penggunaanya yang lebih mudah, harga pompa ASI manual juga lebih terjangkau karena hanya sekitar 20 ribuan saja. Meski dikatakan mudah dalam menggunakannya, tetapi masih ada bunda yang keliru dalam menggunakan pompa asi manual sehingga pompa malah akan melukai payudaranya. Makanya, agar bunda tetap bisa memerah ASI untuk si kecil, bunda wajib menyimak informasi tentang cara memerah ASI dengan pompa manual berikut ini.

Cara Memerah ASI Menggunakan Pompa Manual

Sebelum bunda menggunakan pompa manual untuk memerah ASI, bunda perlu memastikan terlebih dahulu bahwa pompa manual yang akan bunda gunakan dalam keadaan bersih. Cara membersihkan pompa manual sebelum digunakan adalah merebus atau mencuci pompa manual dengan air hangat sehingga bakteri pada pompa akan hilang dan ASI juga akan lebih steril.

Jika pompa sudah dalam keadaan bersih, pertama kali yang harus bunda lakukan adalah duduk dengan posisi rileks, yaitu dalam keadaan bersandar. Posisi bersandar dipercaya dapat memperlancar ASI keluar dari payudara. Letakkan corong pompa manual pada ujung payudara dan pastikan corong sudah terletak pada putting payudara. Mulailah bunda memerah ASI dengan melakukan gerakan menarik dan melepas seperti memainkan balon toet -toet. Saat ASI yang keluar hanyalah sedikit, cobalah untuk memposisikan pompa manual akan condong ke depan. Lakukan berulang-ulang selama kurang lebih 30 menit. Ketika cara penggunaan pompa benar, maka bunda tidak akan merasakan perih pada payudara. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara memerah ASI dengan pompa manual dapat diklik pada alamat web berikut https://babyologist.com/blog/cara-memerah-asi-menggunakan-pompa-manual-n3039

Bolehkah Bayi Mungil Naik Pesawat?

Bolehkah Bayi Mungil Naik Pesawat? 7

Umur berapa bayi boleh naik pesawat? Bayi adalah makhluk Tuhan yang masih begitu sensitive. Apabila bunda tidak begitu peka terhadap kesensitifan pada bayi, maka resikonya akan bunda tanggung seumur hidup. Bagi masyarakat kota, ketika bunda dan bayinya sudah merasa sehat, mereka pastinya tidak akan betah berada di rumah. Mereka akan memilih menghirup udara di luar rumah untuk sekedar mencari hiburan agar tidak cepat bosan. Namun, jika bunda adalah wanita yang tinggal di daerah pedesaan, maka mau tidak mau, bunda harus berada dalam rumah selama 40 hari lamanya.

Tidak usah memperdebatkan adat yang sudah ada karena apapun adat wanita setelah melahirkan, itu tergantung kepercayaan yang menjalaninya. Mungkin, alasan wanita harus tinggal di rumah selama 40 hari setelah melahirkan adalah untuk memulihkan kesehatannya sehabis melahirkan. Tetapi bunda juga tidak boleh menyalahkan wanita perkotaan yang menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan, padahal ia baru saja melahirkan seorang baby. Apapun alasannya, wanita pastinya ingin yang terbaik bagi dirinya dan bayinya.

Izin Bayi Naik Pesawat

Tidak akan menjadi masalah yang besar mungkin saat bunda hanya ingin mengajak si kecil jalan-jalan untuk menghirup udara segar. Palingan, bunda hanya akan mengajaknya jalan-jalan keliling kompleks atau paling jauh di taman kota dekat rumah. Lalu, apa jadinya saat bunda ternyata mempunyai rencana untuk membawa sang buah hati naik pesawat? Apakah hal itu tidak akan membahayakan si kecil? Bukankah si kecil masih terlalu sensitive dengan suara yang ada dalam pesawat? Dan muncullah pertanyaan dalam benak para bunda yang berniat untuk membawa buah hatinya jalan-jalan naik pesawat, pada umur berapa bayi boleh naik pesawat?

Bunda yang menginginkan bayi tetap sehat, bunda jangan langsung memutuskan sendiri soal mengajak bayi pergi naik pesawat karena keputusan bunda akan menentukan sehat atau tidaknya si kecil nantinya. Saat bunda memang harus pergi dan hal itu sudah tidak dapat ditunda lagi, maka bunda bisa menanyakan pada pihak penyedia pesawat. Biasanya, pihak maskapai akan memiliki aturan tersendiri bagi para penumpangnya, terutama jika penumpangnya adalah bayi yang masih begitu mungil. Bunda pun harus bertanya langsung pada pihak maskapai yang ingin bunda gunakan jasanya karena setiap maskapai memiliki kebijakan masing-masing soal penumpang mininya.

Umur Bayi Saat Boleh Naik Pesawat

Hampir semua maskapai memiliki peraturan yang mengatur tentang umur penumpang, termasuk penumpang yang masih bayi. Beberapa maskapai tidak mengizinkan bunda membawa bayinya naik pesawat ketika bayi baru saja lahir. Bunda pastinya tahu bahwa bayi yang baru lahir masih sangat peka dan harus beradaptasi dengan lingkungannya. Saat bunda membawa si kecil naik pesawat, organ pendengaran si kecil bisa terganggu karena suara yang ditimbulkan oleh pesawat. Maka dari itu, saat bunda benar-benar ingin mengajak si kecil naik pesawat, usia si kecil paling tidak sudah ada 2 minggu sampai 6 minggu. Pada usia tersebut bayi dikatakan sudah lebih aman untuk naik pesawat.

Tips Bayi Naik Pesawat

Sebenarnya jika tidak dalam keadaan darurat atau mendesak, alangkah baiknya bunda tidak mengajak bayi naik pesawat. Meskipun diperbolehkan, tetapi naik pesawat bukanlah hal yang bisa dilalui si kecil dengan mudah karena pada saat naik pesawat si kecil akan bertemu dengan resiko terkena penyakit atau bisa mengalami gangguan pada pendengarnya. Bagi bunda yang ingin mengajak bayinya masih begitu mungil, tips yang mesti bunda lakukan adalah membawakan si kecil penutup telinga saat mengajaknya naik pesawat. Tetapi, jika bunda merasa penutup telinga kurang nyaman bagi si kecil, bunda dapat menyusuinya pada saat take off dan landing pesawat. Menyusui dipercaya dapat mengurangi getaran suara yang diterima oleh bayi sehingga pendengarannya tidak akan terganggu. Untuk informasi lengkapnya tentang umur berapa bayi boleh naik pesawat, para pembaca dapat mengunjungi alamat https://babyologist.com/blog/umurberapabayibolehnaikpesawat-n816

Belum Juga Menstruasi? Kenali Ciri Awal Pada Wanita Hamil

Belum Juga Menstruasi? Kenali Ciri Awal Pada Wanita Hamil 8

Pregnancy sickness.

Hamil adalah salah satu anugerah terindah tuhan kepada pasangan suami istri. Apalagi jika pasangan tersebut adalah pasangan yang baru saja menikah, sudah pasti kehamilan akan dinanti oleh banyak orang, termasuk keluarga dari kedua belah pihak. Agar calon bunda dapat mempersiapkan kehamilannya sedari dini, tak ada salahnya jika calon bunda mengetahui ciri ciri kehamilan. Apabila bunda sudah tahu apa saja ciri-cirinya, maka bunda akan lebih mudah untuk mengatasinya.

 

Ciri-Ciri Hamil

  1. Payudara akan lebih besar

Kehamilan terkadang kurang begitu disadari oleh para bunda, terutama bunda yang baru pertama kali hamil. Tentu saja, bunda yang hamil akan menampakkan tanda-tanda yang bisa dilihat oleh kedua mata. Bahkan semua bunda yang pernah hamil sebelumnya, biasanya juga sudah paham akan tanda ini. Salah satu ciri hamil yang sering jelas terlihat adalah ukuran payudara yang bertambah besar. Pada saat hamil, hormone yang terdapat pada payudara dan kelenjar susu akan bekerja untuk mempersiapkan produksi ASI sehingga aliran darah ke payudara akan lebih cepat dan membuat ukuran payudara lebih besar. Satu lagi, payudara juga akan semakin sensitive saat bunda hamil. Jadi, tak perlu takut jika payudara besar setelah menikah. Siapa tahu bunda akan langsung mendapatkan seorang baby setelahnya.

  1. Mual dan Muntah

Ciri hamil sebelum telat haid yang perlu diketahui oleh para bunda adalah mual dan muntah. Kebanyakan para wanita, khususnya bagi mereka yang baru saja menikah, mereka tidak akan menyadari bahwa mual dan muntahnya mereka bukan karena badan yang masuk angin atau kecapekan setelah menggelar pesta pernikahan. Mual dan muntahnya para bunda bisa saja dikarenakan wanita tersebut sedang berbadan dua. Jadi, saat bunda seringkali merasakan mual dan bahkan sampai muntah berkepanjangan, tak ada salahnya bunda langsung mengeceknya ke dokter. Atau, jika masih malas pergi ke dokter, bunda bisa mengeceknya dengan test pack. Hasil dari tes tersebut akan menentukan apakah mual dan muntah itu merupakan gejala kehamilan atau sekedar sakit biasa.

  1. Mudah Merasakan Lelah

Yang namanya hamil, apalagi jika bunda baru pertama kali merasakannya akan membuat tubuh memerlukan adaptasi dalam waktu yang relative lama. Semenjak ada janin di kandungan bunda, bunda terkadang merasakan lelah yang tak tertahankan. Beberapa dari bunda akan merasakan heran mengapa bunda mudah sekali lelah padahal tidak menjalankan aktivitas yang berat. Makanya, saat bunda merasakan capek, janganlah hanya membiarkannya. Alangkah baiknya, bunda lebih sering istirahat agar adaptasi janin pada tubuh tidak akan membuat bunda jatuh sakit.

  1. Warna Vagina Berubah

Ciri hamil yang ini sering tidak diketahui bahkan disadari oleh wanita. Menurut ahli kesehatan, wanita yang dinyatakan hamil akan mengalami perubahan pada tubuhnya. Perubahan yang tampak jelas bukan hanya pada perut dan payudaranya yang nampak lebih besar. Tetapi daerah sensitifnya, yaitu vagina juga akan mengalami perubahan, terutama perubahan warna. Vagina sebelum wanita hamil akan berwarna kemerah-merahan, sedangkan ketika wanita sudah mengandung janin di dalam kandungannya, maka warna vagina akan berubah menjadi lebih pucat.

 

Ciri Hamil yang Sering Dikira Haid

Pasangan pengantin baru tentunya sedang menikmati moment berdua bersama pasangannya. Saat mereka mendapati ada berkas darah, kebanyakan dari wanita akan mengatakan bahwa ia sedang menstruasi. Atau, saat wanita mengalami kram pada perut, mereka akan mengatakan bahwa gejala yang dialaminya adalah gejala yang biasa dirasakan sebelum datang bulan. Padahal yang namanya kram dan munculnya bercak darah dalam porsi sedikit bisa jadi menjadi salah satu tanda kehamilan. Namun, jika kramnya menyebabkan sakit yang teramat sangat atau bercak darahnya makin hari makin banyak, maka bunda tidak boleh menyepelekannya. Bunda harus segera membawanya ke dokter siapa tahu ada masalah pada kandungan bunda. Untuk tahu lebih lanjut tentang ciri hamil sebelum telat haid selengkapnya ada di https://babyologist.com/blog/mengenalciricirikehamilansebelumtelathaid-n1399

Dijamin Bayi Tak Rewel, Cara Mudah dan Murah Agar ASI Cepat Keluar

Dijamin Bayi Tak Rewel, Cara Mudah dan Murah Agar ASI Cepat Keluar 9

50427820 – happy family. mother playing with her baby in the bedroom.

Bagaimana agar asi cepat keluar? Pertanyaan itu sering muncul pada ibu hamil yang sehabis melahirkan aliran ASI nya tidak lancar. Padahal, ASI sangatlah dibutuhkan untuk si baby bahkan saat baru saja lahir pun, ASI adalah asupan pertama yang harus diberikan bunda pada bayinya. Selain dapat membuat bayi merasa kenyang, ASI juga membuat tubuhnya akan jauh dari penyakit. Lalu, bagaimana cara yang paling mudah agar ASI pada bunda keluar banyak? Simak informasi berikut ini.

 

Cara Agar ASI Cepat Keluar

  1. Memberi Pijatan

    pada Payudara

Yang namanya sehabis melahirkan, bunda pastinya masih merasakan sakit apalagi jika bunda melahirkan dengan cara Caesar. Akibat dari efek tersebut, terkadang beberapa bunda mengalami masalah pada produksi ASInya, yaitu ASI tidak dapat keluar dengan lancar. Janganlah bunda langsung memberi si kecil susu formula saat ASInya masih sedikit. Salah satu cara agar ASI cepat keluar yang dapat bunda coba adalah dengan memijat payudara. Konon katanya, memijat payudara dapat membuat kelenjar susu bekerja lebih baik dalam memproduksi ASI sehingga ASI yang dikeluarkan bisa lebih banyak.

  1. Tidak Putus Asa dalam Memberikan ASI

Produksi ASI bunda akan berjalan lancar seiring bunda sudah terbiasa. Kebanyakan bunda ketika mereka mendapati payudaranya susah mengeluarkan ASI, mereka akan langsung beralih pada susu formula karena takut si kecil rewel. Padahal, saat bunda mau sedikit telaten dengan tetap memberikan ASI ekslusif, lama kelamaan ASI akan keluar dengan lancar. Jadi, cobalah terus untuk menyusui si kecil agar payudara bunda terstimulasi sehingga kelenjar susu bisa memproduksi lebih banyak ASI.

  1. Mengkonsumsi Air Putih Lebih Banyak

Bunda, janganlah langsung berputus asa ketika produksi ASI tidak lancar. Salah satu alasan yang membuat ASI kurang lancar bisa dikarenakan karena bunda kurang air dan mineral dalam tubuhnya. Makanya, saat bunda sedang menyusui si kecil, usahakan untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh. Minumlah air putih 2 kali lebih banyak dari biasanya. Semakin banyak bunda meminum air, maka produksi ASI juga semakin banyak dan bayi bunda juga tidak akan rewel hanya gara-gara kekurangan ASI.

  1. Mengkompres Payudara

Mungkin cara ini terkadang malah membuat para bunda tertawa. Mengkompres payudara adalah salah satu cara agar asi dapat keluar dengan cepat. Ahli kesehatan mengatakan bahwa dengan mengkompres payudara dengan air hangat sembari memijatnya secara perlahan dalam membuat kelenjar susu memproduksi ASI lebih banyak. Untuk melakukan treatment ini, bunda bisa melakukannya pada pagi hari agar bunda juga masih fresh pikirannya. Makanya, jika bunda mendapati payudaranya sedikit memproduksi ASI, bunda bisa mencoba treatment payudara tersebut secara rutin. Jangan ragu untuk mencoba cara simple ini karena ketelatenan bunda adalah kunci sukses lancarnya ASI.

 

Tips Agar Produksi ASi Lancar

Bila bunda adalah orang yang tidak begitu telaten, saat bunda mengalami masalah dengan produksi ASI di awal bunda menyusui, bunda bisa meminta dokter untuk memberikan obat yang memperlancar ASI. Tentu saja obat juga harus aman untuk dikonsumsi ketika menyusui. Atau, jika bunda mau, bunda bisa meminum jamu. Biasanya, orang desa percaya dengan meminum ramuan jamu, ASI yang diproduksi payudara akan semakin banyak. Tetapi, dari pada bunda mengkonsumsi obat atau jamu lebih baik bunda mencoba tips di atas. Untuk lebih jelasnya tentang cara agar asi cepat keluar di atas, bisa klik link https://babyologist.com/blog/kiat-agar-asi-cepat-keluar-n2883

Bunda Pintar, Inilah Penyebab dan Tips Atasi Telapak Tangan Berkeringat pada Anak

Bunda Pintar, Inilah Penyebab dan Tips Atasi Telapak Tangan Berkeringat pada Anak 10

Keringat adalah salah satu hasil metabolism tubuh yang biasanya keluar ketika melakukan aktivitas yang pada atau pada saat cuaca sedang panas. Keringat bisa dihasilkan oleh siapa saja, termasuk bayi yang baru lahir sekalipun. Adanya keringat pada bayi terkadang masih dianggap tabu oleh para bunda sehingga ketika bunda mendapati buah hatinya terus-terusan berkeringat, bunda akan langsung membawanya ke dokter karena saking khawatirnya dengan kesehatan si buah hati.

 

Penyebab Telapak Tangan Berkeringat Pada Anak

Bunda yang memiliki bayi mungil, ada baiknya bunda mengetahui penyebab keringat pada si kecil. Adanya keringat pada si kecil bisa disebabkan oleh cuaca yang panas. Misal, ketika bunda tinggal di daerah yang panas, seperti Jakarta. Pastinya, bunda akan sering menjumpai si kecil yang terus-terusan mengeluarkan keringat, terutama pada siang hari. Jika hal itu terjadi, bunda tidak usah bingung karena keringat yang dihasilkan oleh si kecil menunjukkan bahwa metabolism dalam tubuhnya sudah berjalan dengan baik.

Penyebab telapak tangan berkeringat pada anak dapat juga terjadi karena proses yang ada dalam tubuhnya, yaitu proses metabolism. Para bunda tentunya sering melihat si kecil yang tidur dengan nyenyaknya. Dalam tidurnya terkadang si kecil terus mengeluarkan keringat. Bunda pun heran mengapa keringatnya muncul padahal si kecil sedang tertidur pulas. Keringat yang muncul pada saat tidur menandakan bahwa metabolism pada tubuh anak sedang bekerja. Dengan adanya metabolism tersebut, maka tubuh dapat menghasilkan protein yang mana nantinya akan berguna untuk mendukung aktivitas si kecil.

Mungkin dari sekian penyebab, penyebab keringat pada bayi inilah yang sering ditakutkan oleh para bunda. Meskipun tidak semua keringat adalah tanda dari sebuah penyakit, tetapi bunda agaknya perlu mewaspadainya. Keringat yang dapat dikatakan berbahaya untuk si buah hati manakala keringat tersebut membuat bayi rewel terus-terusan. Bukan rewel karena cuaca yang panas, melainkan rewel karena produksi keringat pada tubuhnya membuatnya terganggu pola makannya bahkan si kecil juga tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Makanya, jika keringat yang muncul membuat bayi tak bersemangat, ada baiknya bunda segera memeriksakannya ke dokter.

 

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat pada Anak

Cara mengatasi telapak tangan yang berkeringat tentu saja harus disesuaikan dengan penyebabnya. Jika penyebab si buah hati berkeringat karena cuaca yang panas, bunda dapat menyiasati keringat tersebut dengan memakaikannya pakaian bayi yang mudah menyerap keringat. Bunda juga tidak perlu memakainkan kaos tangan pada si kecil agar nantinya keringat tidak sering terlihat pada telapak tangannya.

Namun, jika keringat yang muncul pada telapak tangan disebabkan oleh indikasi adanya penyakit yang mana sampai membuat anak kecil murung atau terus-terusan menangis. Bahkan, keringat berlebih yang menandakan adanya suatu yang tidak beres pada tubuhnya juga akan berpengaruh pada nafsu makannya dan semangatnya dalam melakukan aktivitas. Saat hal itu terjadi, ada baiknya bunda segera membawa si kecil ke dokter. Nantinya dokter yang akan mendiagnosa dan memberikan obat pada si kecil agar si kecil tidak terganggu dengan keringat yang terus merembes pada telapak tangannya. Tetapi, apabila si kecil masih dalam usia hitungan bulan, mintalah obat yang aman untuk dikonsumsinya yang tidak menimbulkan efek samping bagi si kecil. Jangan selepekan keringat pada tangan karena bisa membahayakan kesehatan si kecil. Bagi bunda yang ingin mengetahui informasi selengkapnya tentang telapak tangan berkeringat pada anak, bisa membuka link berikut https://babyologist.com/blog/waspadai-keringat-pada-telapak-tangan-dan-kaki-bayi-n1644.